Pointer pada C++

Saat pertama kali denger kata pointer , apa yang ada dibenak kamu ? Mungkin sebagian akan berpikir kalau pointer itu adalah sebuah penunjuk. 

Dalam pemrograman C++ Pointer adalah variable yang berisi alamat memori dari suatu variable yang
berisi suatu nilai tertentu, atau lebih gampangnya pointer adalah suatu variabel yang di deklarasikan untuk menyimpan alamat memori. 

Operator Pointer :

A. Operator Deference (&)
     Operator ini biasanya disebut dengan address of atau operator alamat.

     Contoh Program :
     int P = 75;
     cout<< &P;

      jika source code diatas dimasukkan kedalam program, kira-kira outputnya seperti apa?

B. Operator Reference (*)
     Operator ini biasanya disebut value pointed by. Dengan menggunakan operator ini, kita dapat              mengakses secara langsung nilai yang terdapat pada suatu alamat memori.
      Contoh Program :
      int P = 75;
      cout<< *&P;

      jika source code diatas dimasukkan kedalam program, kira-kira outputnya seperti apa?

Pendeklarasian Pointer :
pointer
Contoh Program Pointer

Pointer Pada Pointer

Tidak terbatas menunjuk alamat dari suatu variabel, pointer dapat pula menunjuk ke pointer lainnya. Dalam pendeklarasiannya, kita tambahkan pointer reference (*) pada variabel yang akan ditunjuk.

Contoh:
int x; 
int *px; //pointer ke variabel int 
**ppx; //pointer pada pointer 

x = 100; 
px = &nama;
ppx = &pNama;

Contoh Program:

#include <iostream.h> 
#include <conio.h>

void main() { 
int x; 
int *px; //pointer ke variabel 
int **ppx; //pointer ke pointer 

x = 175; 
px = &x; 
ppx = &px;
cout << "Nilai x = " << x << endl; 
cout << "Nilai px = " << *px << endl; 
cout << "Nilai ppx = " << **ppx << endl; 

getch(); 
}


Pointer Pada Array

Pada Array/Larik, pointer hanya perlu menunjukan alamat elemen pertama saja karena alamat array dalam memori sudah disusun secara berurutan.

Contoh:
int a[] = {76, 67, 88, 98}; 
int *pa; 
pa = a;

Pernyataan pa=a artinya pointer pa menyimpan alamat array a, yang alamatnya diwakili alamat elemen pertama, yaitu a[0]. Kita juga bisa mengganti perintah pa=a dengan pa=&a[0]. Untuk pembacaan semua elemen array dengan pointer, bisa menggunakan perulangan seperti pada penggalan program berikut.
for (int i=0; i < 4; i++) { 
cout << *pa << " "; 
pa++; 
}

Contoh Program:

#include <iostream.h> 
#include <conio.h> 
#define MAX 5 

void main() { 
int a[MAX]; 
int *pa; pa = a; //atau pa = &a[0]

for (int i = 0; i < MAX; i++) { 
cout << "Masukkan Nilai " << i+1 << " : "; 
cin >> a[i]; 
} 

cout << endl; 

for (int i = 0; i < MAX; i++) { 
cout << "Nilai a[" << i << "] = " << *pa << endl;
pa++; 
} 

getch(); 
}


Pointer pada String

Pointer pada string dapat anda lihat pada contoh program berikut:
#include <iostream.h>
#include <conio.h> 
#define MAX 5 

void main() { 
char nama[] = "Albert Einstein"; 
char *pNama = nama;

cout << "Nama = " << nama << endl; 
cout << "pNama = " << pNama << endl; 
pNama += 7; cout << "\nSetelah pNama += 7" << endl; 
cout << "Nama = " << nama << endl; 
cout << "pNama = " << pNama << endl; 

getch();
}

Output:
Nama = Albert Einstein 
pNama = Albert Einstein 

Setelah pNama += 7 
Nama = Albert Einstein 
pNama = Einstein

      
Sumber :
Modul Praktikum Pemrograman Sistem
STMIK El Rahma Yogyakarta
Oleh : Eding Muh. Saprudin, S.Kom
Blog : http://edokode.com



Share this:

CONVERSATION

1 komentar:

  1. Marvelous and fascinating article. Incredible things you've generally imparted to us. Much obliged. Simply keep making this kind out of the post.
    C plus plus Courses in Chennai

    ReplyDelete